Oleh: Al-Faqir Edi Saputra, S.PdI.,Gr.
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri dan memberikan pidato pada Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) di Malang, Jawa Timur.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo mengungkapkan rasa bahagia dan semangat setiap kali berada di tengah keluarga besar NU. Ia menilai NU menghadirkan kesejukan, getaran persaudaraan, serta semangat kesatuan dan keguyuban yang menjadi fondasi penting bagi persatuan bangsa.
Presiden juga menyampaikan apresiasi khusus kepada para kiai, ulama, santri, serta kaum ibu NU yang hadir. Menurutnya, kekuatan moral dan kebersamaan warga NU memberikan energi dan keberanian tersendiri baginya untuk terus berbakti dan mengabdi kepada seluruh rakyat Indonesia tanpa kecuali.
Dalam momentum peringatan 100 tahun NU, Presiden Prabowo menegaskan bahwa sejarah panjang NU telah membuktikan perannya sebagai pilar kebesaran bangsa. Ia menilai NU selalu tampil di garis depan setiap kali negara menghadapi masa-masa sulit dan ancaman, serta konsisten menjaga nilai-nilai keislaman yang moderat, damai, dan berakar kuat pada kebangsaan.
Acara Mujahadah Kubro Satu Abad NU ini menjadi simbol kuat sinergi antara ulama dan umara dalam menjaga persatuan, kedamaian, dan harapan akan terwujudnya Indonesia yang adil, makmur, dan bermartabat.
📸 Foto bawah milik Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden
Wallahu A'lam
Wallahulmuwafiqu Ila Aqwamit Thariq