ASESMEN FORMATIF DAN ASESMEN SUMATIF
Oleh: Edi Saputra, S.PdI.,Gr.
ASESMEN FORMATIF DAN ASESMEN SUMATIF
Berikut adalah penjelasan dan contoh lengkap untuk kedua jenis asesmen tersebut:
Contoh Asesmen Formatif (Tidak Tertulis & Tertulis)Asesmen ini bersifat informal guna melihat perkembangan murid secara berkala.
1. Diskusi Kelas: Guru mengamati keaktifan murid saat membahas suatu topik.
2. Kuis Singkat: Tes kilat menggunakan platform digital seperti Kahoot atau kertas di akhir sesi.
3. Lembar Refleksi: Murid menuliskan hal baru yang mereka pahami dan kendala yang dihadapi.
4. Peta Konsep (Mind Map): Murid membuat diagram alur untuk merangkum pemahaman awal mereka.
5. Pertanyaan Terbuka: Guru memberikan pertanyaan lisan spontan di tengah penjelasan kelas.
6. Jurnal Pembelajaran: Catatan harian murid tentang proses belajar yang mereka lalui.
Contoh Asesmen Sumatif (Tidak Tertulis & Tertulis)Asesmen ini bersifat formal untuk mengukur standar capaian kompetensi murid.
1. Ujian Akhir Semester (UAS): Tes tertulis menyeluruh di akhir periode sekolah.
2. Ulangan Harian / Akhir Bab: Evaluasi tertulis setelah satu topik selesai diajarkan.
3. Proyek Akhir: Tugas besar membuat produk, maket, atau pameran hasil karya.
4. Presentasi Final: Pemaparan hasil penelitian atau tugas kelompok di depan kelas.
5. Uji Kompetensi / Praktik: Ujian langsung, misalnya praktik laboratorium sains atau ujian olahraga.
6. Esai Akademik: Penulisan karya ilmiah terstruktur sebagai tugas akhir materi.
Wallahu A'lam